Minggu, 27 Oktober 2013

"CINTA MONYETKU"

ku tak tau yah kok kalu pacaran di masa putih biru atau putih abu-abu di sebutnya cinta monyet padahal kan , kita pacaranya gak gelantungan di pohon atau kita pacaran di hutan sambil makan pisang ?, aneh ya gan . coba kita pikir perasaan cinta monyet sama cinta dewasa kan sama aja cuman umur yang membedakan , sama sama punya rasa sayang dan cinta hayo lho.
           atau mungkin sejarahnya dulu ada orang orang purba terus mereka pacaran awalnya sih pacaran sama orang cuman lama-mereka bosen abisnya pacaran cuman jalan jalan ke hutan udah itu mereka bosen cuman liat pemandangan di pantai. akhirnya orang purba itu pergi ke hutan lau karna ilusinya dia pacaran sama monyet .. langsung ibunya bilang : kok kamu pacaran sama monyet ?. lalu sang anak bilang ini baru cinta yang ku rasakan cinta monyet

         Langsung aja kecerita aku gan, cinta monyet ini aku alami saat aku usia 15 tahun biasa anak abg yang masih pake baju  putih biru. panggil aja aku IYAN, saat itu aku masuk kelas 3 smp waktu itu aku kelas 9h di salah satu sekolah di Bandung. sekolah yang bertepat di jalan centeh , kalian yang sekolah di bandung pasti tau dong sekolah itu ?. aku yang terkenal urakan , dan tidak apik dalam benda selalu pergi ke sekolah tak pernah membawa alat tulis , jangankan alat tulis buku aja sering ketingalan tapi aku termasuk org pandai di sekolah ku itu hahah(sombong) .

        Suatu waktu aku tak membawa sebuah penghapus ke sekolah, penghapus adalah hal yang penting ketika kita salah apalagi kita tak kenal dengan teman yang lain, kan baru masuk tingkatan baru .akhrnya akupun meminjam sebuah penghapus pada seorang wanita karena teman cowo di kelasku sangar . saat ku menyapanya dengan kata "hai" so akrab banget aku yah. di saat dia menengok dan mengkibas rambutnya begitu indah senyumnya,matanya, juga ucapanya saat dia bilang "iya apa ?", "bleh ku pinjam penghapusmu? ucapku.. dia bicara "ambil saja di tempat pensilku. trimakasih kataku, disini kisah cinta bermula

        boleh ku tau siapa yang meminjamkan penghapus untuku? kataku , walau aku inget namun aku ingin tau siapa nama dia sebenarnya, "aku, aku ,aku," , lalu aku ucap "memang siapa namamu?" dia berkata "namaku chika, lalu kau siapa" ? akupun menjawab aku iyan panggil saja seperti itu . "ouh ok" katanya.
        semakin lama aku ingin lebih dekat dengan dia , akupun berpikir keras hingga hidupku ku pertaruhkan untuk cinta (lebay). akhirnya ku tau aku mengakalinya dengan meminta nomer hapenya pada seseorang temanya , tapi karna aku takut kalau orang lain tau aku mencintainya maka akupun pura pura menanyakan pr padanya . aku mengatakan apakah untuk besok ada pr. dia menjawab memang ada pr walau sebenarnya aku tau pr itu dan sudah ku kerjakan . malah diapun belum mengerjakanya akupun memberikan bukuku pada esok pagi agar dia kerjakan kebiasan anak smp masa kini ,akhirnya kami pun dekat dan selalu berduaan denganya pada bunyi bel jam istirahat yang seperti bunyi es krim itu . suatu waktu akupun mengalami kecelakaan yang begitu lumayan keras jatuh dari motor , 1 minggu aku tak masuk sekolah . saat aku masuk yang pertama menghampiriku adalah dia yang begitu khawatir padaku.sampai sampai dia yang menungguku di depan pintu . disana aku tau mungkin dia juga punya rasa padaku.

      berhubung aku jenius , suatu waktu aku di suruh guruku untuk mengajarkan sebuah pelajaran pada teman teman ku. ku tunggu mereka di lantai tiga dan .. semua teman kelasku datang harusnya saat itu aku ikut pertandingan futsal tapi karna ini tugas mulia aku coba untuk membantu guruku. akupun menjelaskan semuanya pada teman teman hingga akhirnya mereka bisa semuanya . saat semua beres ku lihat chika sendirian lalu aku menghampirinya dan mengajaknya ngobrol .. karna sepertinya iya sedang murung akupun mengajaknya bercanda .ku tulis di tanganya sebuah coretan dan ku tulis tulisan "mamah". lalu iya membalas tulisan di tanganku dengan kata "papah" aneh . apa ini tandanya cinta ?? .tapi saat dia mencoret di tanganku akhirnya tanganku tergores ujung pulpen yang tajam dan berdarah , walau darahnya sedikit , namun dia berlari mengambil tissu dan mengelap tanganku dan meniupinya sambil berkata "maafkan aku" , aku bilang tenang ini kan luka kecil kok kamu sepanik itu ? diapun mulai merah wajahnya , entah darimana awalnya akupun merasakan sebuah cinta dan sayang drinya.

     esok harinya  tanpa buang waktu akupun menyatakan cinta , namun bukan dengan tatap muka sekaligus karna waktu itu hari libur. lewat sms biasa anak muda jaman sekarang teknologi yang begitu canggih, akhirnya kamipun menjalin cinta yang indah , waktu itu kamipun seperti biasanya berpacaran , namun setelah kami UJIAN NASIONAL kami tak bisa lagi bertatap muka , tak ada lagi canda tawanya dan tak ada lagi dia di hadapanku saat aku masuk pintu. hanya bisa lewat dunia maya . akhirnya kamipun mengakhiri hubungan ini di sebuah jalan kecil di dekat rel kereta dekat sekolah kami . awalnya kami tertawa dan menganggap semuanya baik baik saja . tapi sedetik setelah itu kami terdiam karna kami harus benar benar terpisah diapun tertunduk dan bicara apakah kita kan bertemu? aku menjawab sebaiknya tidak usah . diapun menangis dan memeluku tuk terakhir kalinya di jalan itu dan berkata "aku tak ingin kehilanganmu" aku berkata aku tak ingin menyakitimu semakin kau dekat denganku semakin hidupmu kan kosong tanpaku! akhirnya dia terdiam dan kamipun terpaku dalam pelukan di sisi jalan itu tanpa berkata , sampai akhirnya kami pun melepaskan pelukan itu dan berkata "SELAMAT TINGGAL "

       sampai saat ini aku tak pernah bertemu denganya meskipun aku merindukanya , aku tak ingin menemuinya karna ku tau semua perpisahan ini adalah karna ku yang tak mampu bertemu denganya setiap waktu . itulah cinta monyetku berakhir dengan tangis dan pelukan hangat meski itu adalah akhir . dan itulah cinta putih biru terkadang saat kita meninggalkan sekolahnya kitapun harus meninggalkan kisahnya dan mengenangnya


ini ceritaku, ceritamu?

1 komentar: